Penaseo: DIGITAL MARKETING
bendera indonesia
Data Kasus COVID-19
di Indonesia

Terakhir diperbarui ...

By Team Penaseo

Latest News
Loading post...
error: Content is protected !!
Growth Hacking Strategi Bisnis? Pengertian serta penjelasannya

Growth Hacking Strategi Bisnis? Pengertian serta penjelasannya



Apa itu Growth Hacking?


Growth Hacking merupakan tehnik digital marketing dengan memadukan seluruh faktor mulai dari teknis, data driven, programming, user experience, seo, business, psikologi, design, product, research serta development


untuk membuat berkembang sesuatu bidang usaha dengan cepat dan tidak berubah- ubah. Pastinya metode ini tidak mudah diperlukan passion, keterampilan dan komitmen dan efek karena memakai bermacam tata cara a/b testing dengan bermacam berbagai verian kemungkinan. Seluruh ketetapan, strategi based on informasi dan hasil penelitian,


Penafsiran Growth Hacking


Pengertiannya merupakan kemajuan penelitian pesat dibidang marketing, pengembangan produk, pemasaran dan pendukung bidang usaha yang lain untuk meningkatkan keahlian dalam industri. Growth hacking merupakan istilah ini sendiri mencakup seluruh strategi marketing dan promosional yang hanya fokus ke growth atau perkembangan. Tidak hanya itu, strategi- strategi yang diartikan disini yakni strategi yang membuktikan hasil dengan cepat dengan pengeluaran yang minimun. Kata hacking pada growth hacking sendiri merujuk pada shortcut- shortcut yang dapat membantu memperoleh hasil besar. Berarti Hacking perkembangan atau peretasan pertumbuhan, growth hacking merupakan bidang baru dan kombinasi penjualan, informasi, dan teknologi.


Dalam growth hacking ada 5 jenjang yang terdiri dari akuisisi, aktivasi, retensi, referral, revenue yang yaitu jenjang dari user lifecycle dalam bumi online.


Akuisisi – Dimulai dari pemerolehan dikala user pertama kali mendatangi situs karena mengikuti dari web, alat, media, dari mulut ke mulut atau mungkin channel lain.


Aktivasi – Bila orang senang situs Kamu dan menciptakan benefit untuk dirinya, hingga meeker akan mendaftar akun, sign up malahan langganan newsletter jika ada.


Retensi – User kembali mendatangi situs Kamu melalui email reminder dan dengan cara aktif mencermati produk atau feature web.


Referral – User yang aktif mereferensikan bahan- bahan yang ada di dalam situs pada sahabat atau keluarga menurut pengalamannya.


Revenue – Ini tahap sangat penting karena Kamu mulai menghasilan keuntungan dari promosi, business development dan email berlangganan.


Strategi Growth Hacking


Umumnya, kata strategi merujuk pada pendekatan jangka panjang untuk perkembangan bidang usaha, dan tidak kerap berubah. Sedangkan itu, strategi yakni Implementasi dari strategi Kamu, dan dapat berubah sesuai dengan informasi atau prioritas baru.


Strategi growth hacking sendiri umumnya dibagi manjadi 3 jenis:


Content Marketing yaitu Mempromosikan bidang usaha Kamu dengan konten, atau penjualan konten


Product Marketing ialah Mempromosikan produk Kamu di dalam produk, atau penjualan produk


Iklan yaitu Melunasi untuk advertensi, atau promosi.


Contoh Growth Hacking


Sebagian contoh populer dari strategi Growth Hacking yang sukses melingkupi:


Hotmail, yang meningkatkan baris ke setiap email keluar yang menyokong orang untuk mendaftar ke akun baru


LinkedIn; memberi peresmian sekali klik untuk koneksi yang ada.


YouTube; Memudahkan orang untuk memberikan vidio YouTube di web mereka sendiri dengan membagikan kode embedding (sematan).


AirBnB, yang mengenakan Craigslist untuk mencari dan menjual kepada banyak orang yang mencari fasilitas yang terjangkau.


Dropbox, yang membagikan apresiasi kepada pengguna yang sudah ada untuk mengundang yang baru dengan penyimpanan tambahan


Apa itu Growth Hacker?


Menurut penjelasan apa itu pengertian growth hacking di atas, growth hacker merupakan seorang yang mempraktikkan strategi inovatif berbiaya kecil untuk membantu bidang usaha memperoleh dan mempertahankan customer.


Tidak hanya itu, terkadang growth hacking (peretas perkembangan) ini pula disebut growth marketer (pemasaran pertumbuhan), melainkan peretas perkembangan bukan cuma pemasar.


Siapa pun yang ikut serta dalam sesuatu produk atau layanan, tercantum administrator dan insinyur produk, dapat jadi peretas perkembangan.


Peretas perkembangan atau yang diucap dengan growth hacker ini cenderung obsesif, rasa ingin tahu, dan analitis seperti:


Mereka menganalisa dan mencoba untuk mencermati apa yang berfungsi.


Cuma fokus pada strategi yang terikat dengan perkembangan bidang usaha.


Peretas perkembangan ideal tahu gimana mengatur prioritas perkembangan, mengenali saluran untuk akuisisi klien, mengukur keberhasilan, dan skala pertumbuhannya.


Mereka berhipotesis, memprioritaskan dan mencoba strategi perkembangan yang inovatif.