Pengaruh Kepadatan Populasi Manusia Terhadap Lingkungan



Perubahan jumlah penduduk pada tempat tertentu dari waktu ke waktu disebut dinamika penduduk, dipengaruhi oleh faktor natalitas, mortalitas, imigrasi dan emigrasi. Pertumbuhan penduduk di suatu negara diketahui dengan melakukan sensus.

Untuk menghitung dinamika penduduk, perhatikan rumus berikut.

DP = ( N + I ) - ( M + E )

Dimana :

DP = Dinamika Penduduk
N = Natalitas (kelahiran)
I = Imigrasi
M = Mortalitas (kematian)
E = Emigrasi (keluar atau pindah penduduk)

Kepadatan penduduk (KP) dipengaruhi oleh dinamika penduduk (DP). Dinamika penduduk yang mengakibatkan pertambahan jumlah penduduk disebut pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali sehingga melebihi daya dukung alamnya menyebabkan ledakan penduduk.

Angka kelahiran adalah angka yang menunjukkan jumlah individu baru yang lahir setiap seribu penduduk per tahun. Angka kematian adalah angka yang menunjukkan jumlah penduduk yang mati perseribu penduduk pertahun. Imigrasi adalah perpindahan penduduk dari luar negeri kedalam negeri. Emigrasi adalah perpindahan penduduk dari dalam negeri ke luar negeri.

Setiap penduduk memerlukan sumber daya dari lingkungannya, maka pertambahan jumlah penduduk berarti diperlukan sumber daya dari lingkungan yang semakin besar. Jika kebutuhan pokok tidak terpenuhi menimbulkan masalah sosial, lingkungan, pendidikan dan lain-lain.

Pengaruh Kepadatan Populasi Manusia Terhadap Lingkungan

Kepadatan populasi manusia berpengaruh sekali terhadap hal-hal berikut.

1. Sumber air

Contoh berkurangnya air bawah tanah karena kebutuhan air minum meningkat, dan kurangnya resapan air hujan ke dalam tanah karena lapisan tanah tertutup oleh aspal, semen, dan lain-lain.

2. Persediaan udara bersih

Berkurangnya lahan hijau untuk pabrik dan perumahan, tingginya gas buangan dari kendaraan bermesin mempengaruhi ketersediaan udara bersih bagi manusia.

3. Pertanian

Adanya alih fungsi lahan pertanian untuk sarana umum, perumahan dan pabrik berakibat menurunnya produk pertanian dan tingginya bahan pangan impor.

4. Pendidikan

Diperlukan sarana dan prasarana pendidikan yang meningkat, bila kualitas menurun akan berakibat rendahnya tingkat dan kualitas pendidikan.

5. Lingkungan

Kerusakan lingkungan disebabkan penggunaan sumber daya yang tidak terkontrol akibat daya dukung lingkungan yang terbatas tetapi kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Usaha-usaha untuk menanggulangi dampak pertumbuhan penduduk yang tinggi antara lain sebagai berikut :

1. Memperlambat pertumbuhan penduduk, contohnya melalui keluarga berencana.

2. Reboisasi yaitu penanaman hutan kembali.

3. Penghentian konversi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman dan industri.

4. Intensifikasi lahan pertanian.

5. Intensifikasi peternakan.

6. Meningkatkan penggunaan bahan-bahan industri yang ramah lingkungan.

Itulah penjelasan singkat tentang pengaruh kepadatan populasi manusia terhadap lingkungan, jika masih ada yang perlu ditanyakan silahkan berkomentar. Terimakasih atas kunjungannya.

0 Comments

Posting Komentar