Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsi Musik Tradisional Beserta Contohnya



Kali ini saya akan membahas tentang pengertian, ciri-ciri, serta fungsi dari musik tradisional. Apa nama musik tradisional yang ada di daerah tempat tinggal anda? anda bisa menjawabnya dikolom komentar. Kali ini langsung saja kita masuk ke pengertian musik daerah.

Pengertian Musik Daerah atau Musik Tradisional

Istilah tradisional berasal dari kata "tradisi" yang artinya adalah budaya, adat-istiadat, dan kebiasaan hidup sehari-hari dari suatu masyarakat tertentu.

Kebiasaan hidup tersebut sudah berlangsung lama sejak nenek moyang mereka ada dan biasanya diajarkan secara turun-temurun.

Dari pernyataan diatas dapat diartikan bahwa musik tradisional adalah jenis musik yang inspirasi penciptaannya berdasarkan atas budaya dan adat-istiadat dari suatu masyarakat daerah tertentu.

Musik tradisional nusantara disebut juga dengan musik daerah karena setiap daerah yang ada di nusantara ini memiliki jenis musik yang berbeda-beda.

Ciri-ciri dan Fungsi Musik Tradisional

Musik tradisional yang terdapat di berbagai daerah diseluruh wilayah nusantara pada dasarnya memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Ciri-ciri musik tradisional antara lain sebagai berikut:

1. Menggambarkan adat-istiadat kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

2. Berisi pesan-pesan untuk masyarakat setempat.

3. Syair lagunya menggunakan bahasa daerah setempat.

4. Irama dan melodinya bersifat sederhana.


Sedangkan fungsi dan kegunaan musik tradisional nusantara pada umumnya adalah:

1.) Sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan dan kebiasaan dari suatu masyarakat.

2.) Mengiringi kegiatan upacara-upacara tradisional dari suatu masyarakat.

3.) sebagai pengiring pertunjukan / tari tradisional dan kreasi baru.


Contoh Musik Tradisional Dari Berbagai Macam Daerah


Asal Daerah Musik Tradisional
Aceh Didong
Sumatera Utara Gondang
Sumatera Barat Talempong
Jakarta (Betawi) Tanjidor
Jawa Barat Angklung
Jawa Tengah, JaTim, DIY Gamelan
Kalimantan Barat Sapek, Kangkuang, Agukng, Balikan, Keledik, Entebong
Kalimantan Selatan Panting
Kalimantan Tengah Gandang
Kalimantan Timur Tingkilan
Nusa Tenggara Timur Sasando Rote
Nusa Tenggara Barat Gendang Beleq
Sulawesi Selatan Gendang Bulo
Sulawesi Utara Kolintang
Maluku dan Papua Tifa dan Totobuang

Itulah penjelasan tentang pengertian, ciri-ciri dan fungsi musik tradisional lengkap dangan contohnya. Semoga bisa bermanfaat untuk anda.

0 Comments

Posting Komentar